Rabu, 06 November 2013

kegiatan belajar dilaboratorium ipa smanem palopo

Laboratorium ipa ialah tempat untuk melatih mahasiswa dalam hal keterampilan melakukan praktek, demonstrasi, percobaan, penelitian, dan pengembangan ilmu pengetahuan. Laboratorium yang dimaksud di sini tidak hanya berarti ruangan atau bangunan yang dipergunakan untuk percobaan ilmiah, misalnya dalam bidang sains (science), biologi, kimia, fisika, teknik, dan sebagainya; melainkan juga termasuk tempat aktivitas ilmiahnya sendiri baik berupa percobaan/eksperimen, penelitian/riset, observasi, demontrasi yang terkait dalam kegiatan belajar-mengajar. Dengan kata lain “laborary work” adalah kegiatan (kerja) ilmiah dalam suatu tempat yang dilakukan oleh mahasiswa atau guru/dosen atau pihak lain, baik berupa praktikum, observasi, penelitian, demonstrasi dan pengembangan model-model pembelajaran yang dilakukan dalam rangka kegiatan belajar-mengajar

Adapun fungsi dari ruangan laboratorium IPA/ sains antara lain sebagai berikut;
1.       Tempat pembelajaran IPA/sains dan memberikan keterampilan-keterampilan.
2.       Tempat interaksi teman-teman baru, baik teori-teori maupun benda-benda teknologi baru dan keterampilan-keterampilan.
3.       Tempat display atau pameran.
4.       Tempat mempraktikkan dan membuktikan benar tidaknya (verifikasi) faktor-faktor gejala­-gejala tertentu.
5.       Tempat berlangsungnya kegiatan pembelajaran Biologi secara praktek yang memerlukan peralatan khusus.
6.       Laboratorium sangat penting bagi pembelajaran IPA di sekolah karena banyak materi IPA khususnya Biologi yang harus di lakukan dengan kegiatan praktikum. Kegiatan laboratorium (praktikum) merupakan bagian integral dari kegiatan belajar mengajar Biologi.
7.       Laboratorium merupakan tempat, gedung, ruang dengan segala macam peralatan yang diperlukan untuk kegiatan ilmiah, selain itu laboratorium merupakan sarana media di mana di lakukan kegiatan belajar mengajar Biologi terutama praktikum.

Salah satu alternatif pengelolaan laboratorium IPA di sekolah dapat digambarkan sebagai berikut :
1) Mengelola bangunan dan fasilitasnya..
- Perabot laboratorium
- Instalasi listrik
- Instalasi air
- Instalasi gas
- Lingkunagn sekolah
2) Mengelola alat-alat laboratorium.
- Perencanaan (jumlah dan jenis alat yang ada)
- Desain ruang sesuai dengan alat yang ada
- Penetapan alat yang telah diidentifikasi
- Mengadministrasikan alat-alat yang ada
- Penggunaan alat secara ruti/periodic
3) Mengelola bahan pratikum.
- Mengidentifikasi jumlah bahan yang dibutuhkan
- Mempersiapkan tempat penggunaan dan penyimpanan bahan praktikum
- Pengadministrasian bahan yang habis/sisa praktikum
Didalam pengelolaan bahan praktikum yang sangat penting diperhatikan adalah keselamatan alat, bahan, dan personil pengelola.







Tidak ada komentar:

Posting Komentar